Monday, 13 June 2011

Rahasia Hilangnya Kampung Sinjang Moyang di Situ Gede, Tasikmalaya



Telaga Situ Gede Tasikmalaya ternyata banyak menyimpan rahasia tersembunyi. Salah satunya soal keberadaan Kampung atau Lembur Sinjang Moyang yang sampai sekarang tidak tahu dimana tempatnya. Mungkin para karuhun disana sudah menyembunyikannnya rapat-rapat.

Mengapa? Karena di Situ Gede ini dulunya merupakan kampung penuh aib dan Lembur Sinjang Moyang inipun dulunya itu tempat persembunyian para koruptor di zaman kerajaan bahkan dijadikan tempat menyimpan hasil kejahatannya. 

Saturday, 14 May 2011

Selayang Pandang Tanaman Mendong

Sejarah kejayaan tanaman Mendong (Fimbristylis Globulosa ) dimulai pada Era tahun 1940 an. Saat dimana jenis tanaman ini untuk pertama kalinya dibawa dari Pulau Sumbawa ke Pulau Jawa oleh dua orang saudagar / pedagang kuda dari Purbaratu Tasikmalaya yaitu Juragan Oneng dan H. Maksum.

Friday, 13 May 2011

Sejarah Kolem Geulis Tasikmalaya

Tasikmalaya terkenal dengan berbagai produksi kerajinan di antaranya anyaman, payung geulis, bordir, tikar, mebel kayu dan kelom geulis. Salah satu produk yang mulai punah keberadaanya yaitu sandal kelom geulis. Sekarang kelom geulis mulai tersisihkan dengan hadirnya sandal plastik atau kulit imitasi.

Thursday, 24 February 2011

Kabupaten Tasikmalaya dari Masa ke Masa

Kabupaten Tasikmalaya jika dihitung ka tahun ayeuna yaitu tahun 2011 akan berusia 900 tahun. Dalam perjalanan sejarahnya (pusat pemerintahan) sering mengalami perpindahan. Perpindahan Pusat Pemerintahan ke Singaparna pada tanggal 7 Agustus 2010 tahun kemarin sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 2004 Tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Tasikmalaya Dari Wilayah Kota Tasikmalaya Ke Singaparna di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Wednesday, 13 October 2010

Karinding Kawung Alat Musik Tiup Tradisional Sunda ti Tasikmalaya

Karinding mangrupikeun salah sahiji alat musik tiup tradisional Sunda.

Aya sababaraha patempatan anu katelah dina ngadamel ieu karinding, samisal ti wewengkon Citamiang, Pasirmukti, Tasikmalaya, anu nyieun karinding tina palapah kawung.

Friday, 16 July 2010

28 Tahun Lalu Galunggung Meletus

TANGGAL 5 April 1982, pukul 5.00 WIB adalah saat-saat tak terlupakan bagi Ny. Eem (48) warga Jln. Cagak, Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kab. Tasikmalaya. Kumandang azan Subuh baru saja berlalu ketika suara menggelegar yang amat dahsyat mengguncang pagi yang senyap di kampung itu. Awan pekat berbaur dengan api menyembur dari kawah Galunggung. Pasir dan kerikil pun berjatuhan dari angkasa.

Jejak Amuk Galunggung

Senin (5/4) ini, tepat 28 tahun Gunung Galunggung meletus. Akibat letusan itu, lebih dari tiga puluh desa di kaki Galunggung hancur. Ribuan warga terpaksa harus mengungsi ke tempat yang aman selama berbulan-bulan. Setelah bencana nasional itu berlalu, bagaimana kondisi kehidupan masyarakat sekitar gunung itu? Untuk mengupas hal ini, ”PR” menurunkan tim yang terdiri atas Wawan Djuwarna, Noe Firman, Soni Farid Maulana, Ida Farida, Undang Sudrajat, Hazmirullah, Amaliya, Ag. Tri Joko Her Riadi, dan periset Sampaguita untuk menyusun laporan berseri terkait dengan Galunggung. Laporan berseri dimuat di halaman ”Laporan Khusus” mulai hari ini. Selamat menyimak. (Redaksi)

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...