Pernahkah Anda melewati sebuah jalan yang menyambungkan antara jalan KH. Z. Mustofa dengan jalan BKR menuju jalan Cikalang di Tasikmalaya?
Jalan yang merupakan jalur alternatif menuju lapangan Dadaha ini bernama Jalan Ibu Apipah. Jalan yang sekarang diramaikan oleh penjual macam-macam makanan.
Namun siapakah Ibu Apipah ini sebenarnya?
"hana nguni hana mangke - tan hana nguni tan hana mangke ; aya mah baheula henteu teu ayeuna - henteu mah baheula henteu teu ayeuna; hana tunggak hana watang - hana ma tunggulna aya tu catangna; Hana matunggulna aya nu catangna." (Amanat Galunggung)
Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Showing posts with label Sejarah. Show all posts
Thursday, 8 May 2014
Friday, 4 April 2014
Guha Wulung dan Sejarah Cineam
Posted by
TTD
at
16:23
Secara geologis dan topografis wilayah Kecamatan Cineam merupakan dataran yang bergelombang dengan pengunungan yang rendah dengan puncak tertingginya tidak lebih dari 1200 m dpl, terdiri dari batuan granit, kapur dan tanah laterit, sehingga wilayah Cineam boleh dikatakan sangat sulit mencari air bila musim kemarau. Dengan kondisi alam seperti itu, terutama dengan adanya batuan kapur, maka ada sekelompok masyarakat kecil yang menambang batu kapur untuk dimanfaatkan secara ekonomis yaitu di daerah Guha Wulung di Warung Legok di dekat goa tersebut.
Saturday, 7 September 2013
Sejarah Desa Sukamaju, di Kecamatan Ciawi
Posted by
TTD
at
17:45
Desa Sukamaju merupakan salah satu desa yang ada di wilayah Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya yang mempunyai luas wilayah 264.464 ha, dengan batas wilayah sebagai berikut :
- Sebelah Selatan : Desa Sukapancar
- Sebelah Barat : Desa Pagersari
- Sebelah Utara : Desa Sukadana
- Sebelah Timur : Desa Tanjungsari
Sejarah Desa Gombong, di Kecamatan Ciawi
Posted by
TTD
at
17:24
Desa Gombong yang akan kami kemukakan di TTD ini yaitu Desa Gombong yang berada di Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat bukan daerah Gombong yang ada di Provinsi Jawa Tengah.
Menurut cerita dan beberapa catatan Sejarah Desa, penduduk Desa Gombong yang ada di Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya ini berasal dari keturunan Mataran (Jawa Tengah). Mereka adalah Suku Jawa, yang mana kita ketahui dalam buku sejarah, KerajaanMataram mengalami masa jayanya ketika pemerintahan Sultan Agung ( 1615-1645), pengaruh islam pada waktu itu sudah tertanam dengan baik di kalangan penduduk.
Menurut cerita dan beberapa catatan Sejarah Desa, penduduk Desa Gombong yang ada di Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya ini berasal dari keturunan Mataran (Jawa Tengah). Mereka adalah Suku Jawa, yang mana kita ketahui dalam buku sejarah, KerajaanMataram mengalami masa jayanya ketika pemerintahan Sultan Agung ( 1615-1645), pengaruh islam pada waktu itu sudah tertanam dengan baik di kalangan penduduk.
Tuesday, 22 November 2011
Sejarah Kampung Kalapagenep
Posted by
TTD
at
13:36
Kampung Kalapagenep adalah Sebuah Kampung yang menjadi batas antara kabupaten Ciamis dengan kabupaten Tasikmalaya. Bagaimanakah sejarahnya hingga dinamakan Kalapagenep? beginilah ceritanya.
Friday, 13 May 2011
Sejarah Kolem Geulis Tasikmalaya
Posted by
TTD
at
12:45
Tasikmalaya terkenal dengan berbagai produksi kerajinan di antaranya anyaman, payung geulis, bordir, tikar, mebel kayu dan kelom geulis. Salah satu produk yang mulai punah keberadaanya yaitu sandal kelom geulis. Sekarang kelom geulis mulai tersisihkan dengan hadirnya sandal plastik atau kulit imitasi.
Thursday, 24 February 2011
Kabupaten Tasikmalaya dari Masa ke Masa
Posted by
TTD
at
19:20
Kabupaten Tasikmalaya jika dihitung ka tahun ayeuna yaitu tahun 2011 akan berusia 900 tahun. Dalam perjalanan sejarahnya (pusat pemerintahan) sering mengalami perpindahan. Perpindahan Pusat Pemerintahan ke Singaparna pada tanggal 7 Agustus 2010 tahun kemarin sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 30 Tahun 2004 Tentang Pemindahan Ibukota Kabupaten Tasikmalaya Dari Wilayah Kota Tasikmalaya Ke Singaparna di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya.
Tuesday, 13 July 2010
Sejarah Bordir Tasikmalaya
Posted by
TTD
at
10:00
Produk Bordir Tasikmalaya sudah sejak lama terkenal, sasaran pasarnya bukan hanya pasar nasional, namun sudah sampai ke manca negara. Bidang usaha kecil dan menengah cukup banyak menyerap tenaga kerja dengan investasi rata-rata yang relatif kecil. Bidang usaha bordir di Tasikmalaya tercatat dapat menyerap tidak kurang dari 31.325 orang yang tersebar pada 2.728 unit usaha.
Kongres Koperasi Pertama di Tasikmalaya
Posted by
TTD
at
08:10
Menjelang penyelenggaraan Kongres Koperasi I di Tasikmalaya tgl 11-14 Juli 1947,para pemimpin Gerakan Koperasi di Jawa Barat (Priangan) menetapkan untuk mengirim utusan ke Yogyakarta (Ibukota RI). Utusan tsb terdiri dari Niti Soemantri, Kastura, Much Muchtar dan Kyai Lukman Hakim.
Mereka bermaksud untuk menemui Bung Hatta, yang bukan saja dihormati sbg Wakil Presiden, tetapi jg sbg ahli ekonomi dan penganjur Gerakan Koperasi.
Mereka bermaksud untuk menemui Bung Hatta, yang bukan saja dihormati sbg Wakil Presiden, tetapi jg sbg ahli ekonomi dan penganjur Gerakan Koperasi.
Sunday, 20 June 2010
Asal Nama Indihiang
Posted by
TTD
at
20:23
Indihiang adalah sebuah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Tasikmalaya dan merupakan pintu gerbang Kota Tasikmalaya dari arah Bandung (Ibu Kota Provinsi Jawa Barat)
Ibukota kecamatan ini berada di Kelurahan Indihiang. Kelurahan di kecamatan ini berkurang dari 13 menjadi 6, 7 sisanya menjadi bagian dari Kecamatan Bungursari yang diresmikan dengan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 6 Tahun 2008.
Ibukota kecamatan ini berada di Kelurahan Indihiang. Kelurahan di kecamatan ini berkurang dari 13 menjadi 6, 7 sisanya menjadi bagian dari Kecamatan Bungursari yang diresmikan dengan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 6 Tahun 2008.
Persitas Tahun 1929
Posted by
TTD
at
20:00
Pekabaran; No. 4; 20 Januari 1929 Tahon ka I
Sport (“Voetbal di Tasikmalaja”)
Sport (“Voetbal di Tasikmalaja”)
Sejarah Singkat Lanud Wiriadinata di Tasikmalaya
Posted by
TTD
at
20:00
Pada awalnya Lanud Wiriadinata ini adalah Pangkalan Udara Cibeureum Tasikmalaya yg terletak di Kelurahan Setiajaya, Setianegara, dan Setiaratu di Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya dan merupakan peninggalan penjajahan Belanda yang dipergunakan sebagai tempat landing serta take off pesawat-pesawat militer Belanda, begitu juga pada masa pendudukan Jepang. Setelah Jepang rnenyerah pada sekutu dan Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, rakyat Indonesia menghimpun kekuatan untuk merebut kekuasaan dan Jepang, diantaranya Lapangan Udara.
Tuesday, 1 June 2010
Sejarah Batik di Tasikmalaya
Posted by
TTD
at
09:20
Sekarang ini kata batik sudah banyak dikenal di luar negeri. Baik wanita maupun pria Indonesia dari berbagian suku gemar memakai bahan pakaian yang dihiasi pola batik ataupun kain batiknya sendiri, yang dibuat dan digunting menurut selera masing masing. Para turis asing ataupun pejabat-pejabat asing yang tinggal di Indonesia pun sangat gemar akan batik dan sering membawanya pulang sebagai oleh-oleh.
Sesudah menyebut semuanya ini, tentu timbul pertanyaan apakah sebenarnya batik ini?.
Dalam tulisan ini kami mencoba menjelaskan secara ringkas tentang arti batik, cara membatik serta sejarah perkembangan batik.
Sesudah menyebut semuanya ini, tentu timbul pertanyaan apakah sebenarnya batik ini?.
Dalam tulisan ini kami mencoba menjelaskan secara ringkas tentang arti batik, cara membatik serta sejarah perkembangan batik.
Sunday, 2 May 2010
Pers Tasik Tempo Doeloe
Posted by
TTD
at
10:15
Dalam sejarah pers, Tasikmalaya pun punya tempat tersendiri. Di kota ini pernah terbit beberapa surat kabar dan majalah berpengaruh pada jamannya. Salah satunya adalah Al-Imtisal, yang terbit tahun 1925 sampai tahun1940.
Surat kabar ini diterbitkan 3 kali sebulan oleh Perkumpulan Guru Ngaji Tasikmalaya, dengan pelindung R.A.A. Wiratanoeningrat, bupati Tasikmalaya. Pada tahun 1934 pernah menjadi mingguan, tapi pada tahun 1936 kembali terbit 3 kali sebulan. Alamat redaksi dan administrasinya di rumah R.H.M. Saleh (Memed) yang dikenal sebagai Kiai Babakan Sumedang, di Stationweg 41A, Tasikmalaya.
Surat kabar ini diterbitkan 3 kali sebulan oleh Perkumpulan Guru Ngaji Tasikmalaya, dengan pelindung R.A.A. Wiratanoeningrat, bupati Tasikmalaya. Pada tahun 1934 pernah menjadi mingguan, tapi pada tahun 1936 kembali terbit 3 kali sebulan. Alamat redaksi dan administrasinya di rumah R.H.M. Saleh (Memed) yang dikenal sebagai Kiai Babakan Sumedang, di Stationweg 41A, Tasikmalaya.
Thursday, 29 April 2010
Sejarah Kota Tasikmalaya (1820-1942)
Posted by
TTD
at
20:53
Penulis : Miftahul Falah
Saat ini, kata “Tasikmalaya” dipergunakan untuk dua nama hierarki pemerintahan daerah. Pertama, Kabupaten Tasikmalaya yaitu daerah otonom yang dipimpin oleh seorang bupati dengan luas wilayah sekitar 2.508,91 km2. Sebelum bernama Tasikmalaya, kabupaten ini bernama Sukapura yang didirikan oleh Sultan Agung dari Mataram pada 9 Muharam Tahun Alif, bersama-sama dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Parakanmuncang (van der Chjis, 1880: 80-81). Kedua, Kota Tasikmalaya yakni daerah otonom yang dipimpin oleh seorang wali kota dengan luasnya sekitar 177,79 km2 yang dikukuhkan pada 17 Oktober 2001.
Saat ini, kata “Tasikmalaya” dipergunakan untuk dua nama hierarki pemerintahan daerah. Pertama, Kabupaten Tasikmalaya yaitu daerah otonom yang dipimpin oleh seorang bupati dengan luas wilayah sekitar 2.508,91 km2. Sebelum bernama Tasikmalaya, kabupaten ini bernama Sukapura yang didirikan oleh Sultan Agung dari Mataram pada 9 Muharam Tahun Alif, bersama-sama dengan Kabupaten Bandung dan Kabupaten Parakanmuncang (van der Chjis, 1880: 80-81). Kedua, Kota Tasikmalaya yakni daerah otonom yang dipimpin oleh seorang wali kota dengan luasnya sekitar 177,79 km2 yang dikukuhkan pada 17 Oktober 2001.
Sunday, 18 April 2010
Syekh Haji Abdul Ghorib di Cibeas, Kawalu Tasikmalaya
Posted by
TTD
at
16:40
Syekh Haji Abdul Ghorib, adalah seorang ulama besar mempunyai jiwa kewalian, tinggi budi pekertinya, besar pengaruhnya, berwibawa dlm kepemimpinan, luhur ilmunya, dituruti oleh segenap rakyat, cinta terhadap bangsa dan tanah air, cinta agama serta kasih syg terhadap sesama makhluk Allah SWT.
Makam Syekh Haji Abdul Ghorib letaknya di sebuah Gunung yang berada + 350 M di Sebelah Utara dari Kampung Cibeas Desa Gunung Tandala, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. (Sebelah Timur dari Kantor Polsek di Jl. Karangnunggal Km. 9 Kota Tasikmalaya)
Makam Syekh Haji Abdul Ghorib letaknya di sebuah Gunung yang berada + 350 M di Sebelah Utara dari Kampung Cibeas Desa Gunung Tandala, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. (Sebelah Timur dari Kantor Polsek di Jl. Karangnunggal Km. 9 Kota Tasikmalaya)
Tuesday, 6 April 2010
Sejarah Situ Gede dan Eyang Prabudilaya
Posted by
TTD
at
10:35
Dalam sejarah SITU GEDE ini diceritakan juga tentang CIBEUREUM, SAMBONG, MANGKUBUMI, SINGAPARNA, MANGUNREJA, Beginilah Ceritanya :
Thursday, 1 April 2010
Prabu Brawijaya V dan Keturunannya (termasuk kepada para Bupati Sukapura)
Posted by
TTD
at
14:30
Berdirinya kerajaan kecil di tatar Pasundan yg tlh menurunkan para Bupati di tiga tempat ini tidak terlepas dari runtuhnya kerajaan yg besar di Pulau Jawa (Majapahit).
Monday, 22 March 2010
Sejarah Sukapura dan Para Bupati Sukapura sampai sekarang (Tasikmalaya)
Posted by
TTD
at
07:00
Berikut ini selintas tentang Sejarah Sukapura yang diambil dari catatan/dokumen peringatan Hari Jadi Sukapura ke 300 tahun serta pengetahuan Sesepuh Sukapura yg didapat secara turun temurun.
Monday, 25 January 2010
Replika Menara Eiffel di Tasikmalaya (Foto)
Posted by
TTD
at
22:23
Anda tentu tahu menara Eiffel di Perancis yang dibuat Gustave Eiffel tahun 1889 dari konstruksi besi dan tingginya 320 meter?
Menara yang terkenal itu sampai sekarang menjadi inspirasi bagi orang-orang untuk menirunya, baik dalam bentuk model, miniatur, suvenir, dan bahkan replika-nya. Replika di Tianducheng Shanghai Cina tingginya 108 meter.
Tasikmalaya mungkin merupakan kota pertama di dunia yg membuat replika-nya dari bahan non-metal kira-kira 2 tahun stlh berdirinya menara Eiffel asli.
Tasikmalaya mungkin merupakan kota pertama di dunia yg membuat replika-nya dari bahan non-metal kira-kira 2 tahun stlh berdirinya menara Eiffel asli.
Subscribe to:
Posts (Atom)