Saturday, 12 December 2015

Nama-Nama Desa di Kabupaten Tasikmalaya

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2015 Tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan seperti yang tertulis pada posting berjudul “Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Barat” bahwa Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu kabupaten / kota di Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari 18 kabupaten dan 9 kota.

Tuesday, 20 May 2014

Gunung Cakrabuana tapal batas 5 Kabupaten

Puncak Gunung Cakrabuana memiliki ketinggian 1721 meter diatas permukaan laut. Gunung ini memiliki sejarah penting dalam perjalanan peradaban Sunda. Pada masa lalu merupakan tapal batas antara Kerajaan Galuh dan Kerajaan Pakuan Pajajaran, ini terlihat pada situs tugu batu jejer yang berada di puncak gunung ini.

Thursday, 8 May 2014

Biografi Singkat Ibu Apipah

Pernahkah Anda melewati sebuah jalan yang menyambung­kan antara jalan KH. Z. Mustofa dengan jalan BKR menuju jalan Cikalang di Tasikmalaya?

Jalan yang merupakan jalur alternatif menuju lapangan Dadaha ini bernama Jalan Ibu Apipah. Jalan yang sekarang diramai­kan oleh penjual macam-ma­cam makanan.

Namun siapa­kah Ibu Apipah ini sebenarnya?

Friday, 4 April 2014

Sasakala Cineam, Kadaleman Nagara Tengah dan Imbanegara (Ciamis)

A. DALEM I RADEN ARIA PANDJI SUBRATA

Kadaleman Nagara Tengah didirikan sekitar tahun 1583 M, yang menjadi Dalem I adalah RADEN ARIA PANDJI SUBRATA. Pusat kadaleman berada sebelah timur Sungai Cihapitan di Kampung Nyengkod Desa Nagara Tengah Kecamatan Cineam Kabupaten Tasikmalaya sekarang. 
Batas Wilayahnya sebagai berikut :
  • Sebelah Barat : Daerah Cisangkir Cibeureum.
  • Sebelah Selatan : Daerah Sukakerta
  • Sebelah Timur : Galuh ( Batu Gajah )
  • Sebelah Utara : Sungai Citanduy.
Yang sekarang menjadi Kecamatan Cineam, Kecamatan Cimaragas, Kecamatan Langkap Lancar, Manonjaya dan sebagian wilayah yang ada di Kecamatan Cibeureum. Banyaknya Rumah atau Tugu se-kadaleman Nagara Tengah waktu itu sekitar 200 rumah.

Guha Wulung dan Sejarah Cineam

Secara geologis dan topografis wilayah Kecamatan Cineam merupakan dataran yang bergelombang dengan pengunungan yang rendah dengan puncak tertingginya tidak lebih dari 1200 m dpl, terdiri dari batuan granit, kapur dan tanah laterit, sehingga wilayah Cineam boleh dikatakan sangat sulit mencari air bila musim kemarau. Dengan kondisi alam seperti itu, terutama dengan adanya batuan kapur, maka ada sekelompok masyarakat kecil yang menambang batu kapur untuk dimanfaatkan secara ekonomis yaitu di daerah Guha Wulung di Warung Legok di dekat goa tersebut.

Friday, 1 November 2013

Iding Soemita Menteri Pertanian Pertama di Suriname

Iding Soemita (lahir di Cikatomas, Tasikmalaya, Jawa Barat, 3 April 1908 – meninggal di Suriname, 18 November 2001 pada umur 93 tahun) merupakan pimpinan partai politik Kaum Tani Persatuan Indonesia (KTPI) dari Suriname. Ia merupakan ayah dari pimpinan partai tersebut yang sekarang, Willy Soemita.

Iding Soemita disebut-sebut sebagai pimpinan politik pertama bagi suku Jawa di Suriname, meskipun ia sendiri adalah orang Sunda. Ia melakukan penggunaan strategis atas posisi penengah di mana partainya masuk setiap pemerintahan koalisi. [1]

Ir. H. Djuanda Pahlawan dari Tasikmalaya

Pernah dengar Deklarasi Djuanda? atau nama taman di Dago Atas (Bandung Utara) yang bernama TAHURA (Taman Hutan Raya) Ir. H. Djuanda? atau Bandara Djuanda di Surabaya? kalau di Tasik nama beliau adanya di Jl. By Pass (yg dulu ada Terminal Cilembang) panjangnya dari arah Jl. RE Martadinata sampai JL. Sambong Pari.

Saturday, 7 September 2013

Sejarah Desa Sukamaju, di Kecamatan Ciawi

Desa Sukamaju merupakan salah satu desa yang ada di wilayah Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya yang mempunyai luas wilayah 264.464 ha, dengan batas wilayah sebagai berikut :
  • Sebelah Selatan : Desa Sukapancar
  • Sebelah Barat : Desa Pagersari
  • Sebelah Utara : Desa Sukadana
  • Sebelah Timur : Desa Tanjungsari

Sejarah Desa Gombong, di Kecamatan Ciawi

Desa Gombong yang akan kami kemukakan di TTD ini yaitu Desa Gombong yang berada di Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat bukan daerah Gombong yang ada di Provinsi Jawa Tengah. 

Menurut cerita dan beberapa catatan Sejarah Desa, penduduk Desa Gombong yang ada di Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya ini berasal dari keturunan Mataran (Jawa Tengah). Mereka adalah Suku Jawa, yang mana kita ketahui dalam buku sejarah, KerajaanMataram mengalami masa jayanya ketika pemerintahan Sultan Agung ( 1615-1645), pengaruh islam pada waktu itu sudah tertanam dengan baik di kalangan penduduk.

Sunday, 18 August 2013

Angklung Sered Salawu Tasikmalaya

Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat Sunda (Jawa Barat). Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Dictionary of the Sunda Language karya Jonathan Rigg, yang diterbitkan pada tahun 1862 di Batavia, menuliskan bahwa angklung adalah alat musik yang terbuat dari pipa-pipa bambu, yang dipotong ujung-ujungnya, menyerupai pipa-pipa dalam suatu organ, dan diikat bersama dalam suatu bingkai, digetarkan untuk menghasilkan bunyi. Angklung terdaftar sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Nonbendawi Manusia dari UNESCO sejak November 2010.

Calung Tarawangsa dari Cibalong dan Cipatujah

Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dari angklung. Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dari awi wulung (bambu hitam), namun ada pula yang dibuat dari awi temen (bambu yang berwarna putih). [2]

Friday, 10 May 2013

Haris Pratama Ibrahim mendapat penghargaan dari Korea Selatan

Bila kita lihat/baca di berbagai media biasanya yang bisa mempromosikan dan membanggakan suatu negara Negaranya lewat seni budaya hanya lewat pelajar, mahasiswa, atau duta budaya namun Tenaga kerja Indonesia pun turut andil berperan serta, contoh pada tahun 2009, Haris Pratama Ibrahim warga Kampung Pagerageung Kidul, Desa Pagerageung, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mendapat penghargaan dari Pemerintah Korea Selatan sebagai TKI Teladan Bidang Sosial dan Kemasyarakatan.

Hal itu berawal saat dia bersama tukang las, pencetak logam, dan pengolah limbah menjadi duta bangsa Indonesia dalam festival rakyat yang digelar di Ansan, salah satu kota di Korea Selatan.

Sunday, 4 March 2012

Situs Lingga Yoni Indihiang

Situs Lingga Yoni terletak di Jl. Blok Gunung Kabuyutan yang secara adiministratif masuk dalam wilayah Blok Wangkelang Kampung Sindanglengo, Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang. 

Situs yang terletak di daerah bergelombang yang dimanfaatkan sebagai areal perkebunan ini berjarak sekitar 8 km dari pusat Kota Tasikmalaya. Lokasinya yang dekat dengan jalan besar/raya sehingga mudah dijangkau. Secara astronomis terletak pada koordinat: 49 M 0819390 dan UTM 9192758. 

Tuesday, 22 November 2011

Sejarah Kampung Kalapagenep

Kampung Kalapagenep adalah Sebuah Kampung yang menjadi batas antara kabupaten Ciamis dengan kabupaten Tasikmalaya. Bagaimanakah sejarahnya hingga dinamakan Kalapagenep? beginilah ceritanya.

Sunday, 16 October 2011

Balik Mipih (Golok) Manonjaya yang mendunia

Saat Indonesia masih ditindas penjajah Belanda, pandai besi di Kecamatan Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, telah menancapkan eksistensinya. Mereka telah mendapat kepercayaan membuat pedang komando dan tempur untuk petinggi Belanda saat itu. Selain itu, banyak jawara lokal di tanah Jawa memilih karya Manonjaya karena keunggulannya pada berbagai pertarungan.

Balik Mipih : Damasteel dari Manonjaya

Balik Mipih si Maung 
(Foto oleh: Budi.nitro/flickr.com)
Berbicara mengenai pedang Damaskus, mungkin akan mengarah pada mitos pedang yang digunakan pada Perang Salib. Ketika itu, tentara Eropa banyak yang terkejut dengan kekuatan pedang yang digunakan bangsa Arab dan Persia, lantaran baju zirah dan perisai yang mereka kenakan dapat dengan mudah ditembus oleh pedang bangsa Arab dan Persia tersebut.

Saturday, 15 October 2011

Kaulinan Urang Lembur Atawa Kakawihan Barudak di Tatar Sunda Baheula (2)

pérépét jengkol
ieu mah nambihan catatan tinu kahji, nu tos diposting didieu

Ngahaja dijudulan maké « atawa », sabab asa acan aya kasapogodosan ngeunaan istilah. Lamun disebut kaulinan, kapan loba ogé kaulinan anu séjén saperti panggal, sérmen, galah, ucing sumput, jsb, ; pon kitu deui lamun dijudulan kakawihan wungkul, loba ogé kakawihan anu séjénna. Tapi palebah kakawihan anu ieu mah rada khas, sabab lamun ditilik-diantarana aya hubungan antara kaulinan jeung kakawihan. Kukituna, judul ana rada pas mah sigana kaulinan budak lembur anu dikawihan (sok sanajan kanyataanana teu kabéh kakawihan aya kauliananana). Tapi pikeun arguméntasi mah, kakawihan ogé bisa dianggap kaulinan.

Kaulinan & Kakawihan Barudak di Tatar Sunda Baheula (1)

Kahirupan barudak di jaman baheula jauh pisan tibatan barudak ayeuna, terutami dina hal kaulinan. Perkembangan teknologi informasi jeung leungitna bahan kaulinan kanggo barudak saeutik saeutik tos teu aya & (hampir) kabudayaan rahayat urang (khususna brdk di Tatar Sunda) tos leungit.

Monday, 13 June 2011

Rahasia Hilangnya Kampung Sinjang Moyang di Situ Gede, Tasikmalaya



Telaga Situ Gede Tasikmalaya ternyata banyak menyimpan rahasia tersembunyi. Salah satunya soal keberadaan Kampung atau Lembur Sinjang Moyang yang sampai sekarang tidak tahu dimana tempatnya. Mungkin para karuhun disana sudah menyembunyikannnya rapat-rapat.

Mengapa? Karena di Situ Gede ini dulunya merupakan kampung penuh aib dan Lembur Sinjang Moyang inipun dulunya itu tempat persembunyian para koruptor di zaman kerajaan bahkan dijadikan tempat menyimpan hasil kejahatannya. 

Saturday, 14 May 2011

Selayang Pandang Tanaman Mendong

Sejarah kejayaan tanaman Mendong (Fimbristylis Globulosa ) dimulai pada Era tahun 1940 an. Saat dimana jenis tanaman ini untuk pertama kalinya dibawa dari Pulau Sumbawa ke Pulau Jawa oleh dua orang saudagar / pedagang kuda dari Purbaratu Tasikmalaya yaitu Juragan Oneng dan H. Maksum.

linkwithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...